PENDAHULUAN
Pemahaman terhadap ujaran bisa berhenti
begitu ujaran dimengerti, atau dilanjutkan dengan suatu tindakan. Bila kita
mendengar ujaran atau membaca suatu wacana yang isinya merupakan pemberitaan
belaka, maka pada umumnya kita hanya memahami saja apa yang diujarkan atau
ditulis dalam wacana tersebut. Pada suatu suasana lain, tidak mustahilbahwa
pemahaman terhadap ujaran memerlukan tanggapan yang berupa tindakan atau
perbuatan.